Etnomatematika Pada Pencak Silat di Bengkulu Utara: Eksplorasi Konsep Geometri Dalam Gerakan Dan Filosofi Budaya

Authors

  • Ria Ulandari Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Adi Asmara Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Selvi Riwayati Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Abstract

Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Bengkulu Utara dan sarat akan nilai budaya, filosofi hidup, serta unsur-unsur matematis yang belum banyak diungkap secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep-konsep etnomatematika yang terkandung dalam gerakan, pola langkah, dan filosofi pencak silat di Bengkulu Utara, sekaligus mengkaji potensinya sebagai sumber belajar matematika kontekstual di sekolah. Penelitian menggunakan Metode pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap pelatih dan pesilat senior dari perguruan IKSPI di Bengkulu Utara, serta dokumentasi visual gerakan jurus. Analisis data mengikuti model Spradley yang meliputi analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan kuda-kuda memuat konsep sudut lancip, sudut tumpul, dan sudut siku-siku; pola langkah (pola lantai) membentuk bangun datar seperti segitiga dan segi empat; gerakan tangkisan dan pukulan mengandung konsep garis sejajar, garis tegak lurus, serta transformasi geometri berupa refleksi dan rotasi; sementara filosofi jumlah jurus dan hitungan langkah mencerminkan konsep bilangan dan pola. Temuan ini menegaskan bahwa pencak silat Bengkulu Utara dapat dijadikan konteks pembelajaran matematika berbasis budaya lokal yang mendukung pemahaman konsep geometri secara bermakna sekaligus melestarikan warisan budaya daerah.

Author Biography

Selvi Riwayati, Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Bengkulu, Indonesia

Downloads

Published

2026-08-26