Kontribusi Resiliensi terhadap Grit pada Siswa SMA Terdampak Banjir Bandang di Aceh Tamiang
DOI:
https://doi.org/10.70437/jedu.v4i1.49Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi resiliensi terhadap grit pada siswa SMA yang terdampak langsung banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 101 siswa yang dipilih menggunakan purposive sampling. Resiliensi diukur menggunakan Child and Youth Resilience Measure-Revised (CYRM-R) versi Bahasa Indonesia, sedangkan grit diukur menggunakan Indonesian Short Grit Scale (Grit-S) versi Bahasa Indonesia. Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson dan regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat resiliensi siswa berada pada kategori tinggi, sedangkan grit berada pada kategori sedang. Hasil regresi menunjukkan bahwa resiliensi memberikan kontribusi sebesar 17,3% terhadap grit, sedangkan 82,7% variasi grit dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam beradaptasi terhadap adversitas merupakan salah satu sumber daya psikologis yang berkontribusi terhadap kemampuan mempertahankan usaha dan tujuan jangka panjang. Hasil penelitian dapat menjadi dasar bagi sekolah dan pihak terkait untuk memperhatikan penguatan resiliensi sebagai bagian dari dukungan psikososial siswa dalam proses pemulihan pascabencana.
Kata Kunci: Resiliensi; Grit; Siswa SMA; Banjir Bandang; Aceh Tamiang








