Rekonstruksi Manajemen Strategis Pesantren Di Era Global: Analisis Integrasi Prophetic Leadership Dan Ekonomi Sirkular Pada Ponpes Modern Dzikir Al-Fath
Abstract
Lembaga pendidikan Islam (pesantren) menghadapi tantangan signifikan di era globalisasi, menuntut transformasi fundamental dalam tata kelola organisasi untuk mempertahankan relevansi dan ketahanan finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model manajemen strategis yang diterapkan di Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath dalam menjawab tantangan globalisasi melalui integrasi Kepemimpinan Profetik dan prinsip Ekonomi Sirkular. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik studi dokumen dan analisis visual, penelitian ini mengkaji sinergi antara landasan ontologis (Kepemimpinan Profetik), proses epistemologis (Pendidikan Terpadu), dan luaran aksiologis (Ekonomi Sirkular dan Dakwah). Temuan menunjukkan bahwa: (1) Kepemimpinan Profetik, yang terwujud dalam empat sifat kenabian Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah, menjadi penggerak utama strategi institusi, memastikan setiap langkah organisasi mengandung nilai ibadah dan solusi sosial; (2) formula 1D2T4S dan Integrated Farm Education secara efektif mentransformasi karakter santri dengan mengintegrasikan teologi dan ekologi; dan (3) model "Ekonomi Sirkular Sedekah" menciptakan siklus keuangan regeneratif di mana keuntungan bisnis didistribusikan kembali melalui filantropi untuk beasiswa dan biaya operasional, mencapai kemandirian strategis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai kenabian dengan konsep ekonomi modern dan kearifan lokal menciptakan model institusi yang mandiri, adaptif, dan berkelanjutan, merupakan implementasi nyata dari UU No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.








