Rekonstruksi Konsep Peer Self-Confidence: Confirmatory Factor Analysis Pada Pengakuan Potensi Diri, Keterbukaan Diri, Penghargaan Timbal Balik Dan Resolusi Konflik Konstruktif

Authors

  • Zein Aditia Norrindho Universitas Muria Kudus
  • Edris Zamroni Universitas Muria Kudus
  • Niswatun Sholikhah SMP 1 Kudus
  • Abdul Rochim SMP 1 Kudus

DOI:

https://doi.org/10.70437/jedu.v4i1.123

Abstract

Rendahnya kepercayaan diri dalam relasi teman sebaya, memunculkan gagasan model pengukuran tervalidasi yang mengintegrasikan komponen-komponen multidimensionalnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengonfirmasi struktur faktor kepercayaan diri bersosialisasi, yang terdiri atas pengakuan potensi diri, keterbukaan diri, penghargaan timbal balik, dan resolusi konflik konstruktif, pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif konfirmatori, melibatkan 262 siswa yang dipilih melalui simple random sampling dari populasi 1.315 siswa di SMP Negeri 1 Kudus. Validitas dan reliabilitas instrumen diuji menggunakan SPSS, sedangkan model empat faktor diuji melalui Confirmatory Factor Analysis (CFA) menggunakan jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh delapan item memiliki muatan faktor standar yang signifikan (0,421–0,860, p < .001), dan model menunjukkan indeks kesesuaian yang sangat baik (χ²(14) = 16,4, p = .288; CFI = .996; TLI = .992; RMSEA = .026; SRMR = .022). Temuan ini mengonfirmasi bahwa kepercayaan diri bersosialisasi bersifat multidimensi secara empiris dan dapat diukur secara andal melalui model yang diajukan. Penelitian ini berkontribusi menyediakan alat asesmen tervalidasi bagi praktisi bimbingan dan konseling untuk merancang intervensi psikoedukasi yang menyasar penguatan kepercayaan diri sosial siswa, sekaligus memperkaya literatur pengukuran psikologis mengenai relasi teman sebaya remaja.

Downloads

Published

2026-09-19